Laman

Powered by Blogger.

Latest Post

Menteri Susi Ingin Kantor Menteri seperti Redaksi Jawa Pos

Kabar Palembang - SURABAYA – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti aktif berkunjung ke daerah. Setelah dari Bandar Lampung, Rabu (26/11) dia langsung terbang ke
Surabaya. Banyak acara yang harus dihadirinya selama di Kota Pahlawan.

Di sela-sela kesibukannya mengisi acara, menteri kelahiran Pangandaran itu menyempatkan diri berkunjung ke redaksi Jawa Pos. Kedatangan orang nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu disambut Direktur Jawa Pos Holding Nany Wijaya, Pemred Jawa Pos Nurwahid, Wapemred Abd. Rokhim, Koordinator Liputan Arief Santosa, serta para redaktur.

Kedatangan mantan pengusaha maskapai penerbangan tersebut mendapat sambutan meriah dari awak redaksi. Nany menjelaskan kondisi ruang redaksi Jawa Pos yang tidak bersekat antara pimpinan dan karyawan. Semua duduk di kursi dan meja yang sama.

Susi mengaku menyukai penataan ruang redaksi Jawa Pos tersebut. Ibu tiga anak itu pun ingin menirunya untuk ruang kerja Kementerian KKP. ’’Saya ingin kantor seperti ini,’’ ujarnya.

Dia mengaku sebenarnya punya kantor seperti itu di Pangandaran. Tapi, setelah menjadi menteri, dia meninggalkan kantor perusahaannya tersebut.

Dalam sesi diskusi, Susi mengungkapkan, sejak dilantik menjadi menteri, dirinya menabuh genderang perang terhadap pelaku illegal fishing (pencurian ikan). Dia menyerukan agar kapal mereka ditenggelamkan saja di laut.

’’Ini perintah Pak Presiden langsung,’’ jelasnya. Jumlah kapal pencuri ikan itu cukup banyak. Keberadaan mereka bisa dilacak melalui satelit.

Susi terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan perintah Presiden Jokowi. Menurut dia, tindakan menenggelamkan kapal asing membutuhkan dukungan berbagai pihak.

Pemilik maskapai Susi Air tersebut juga menyatakan, persoalan di sektor maritim sangat berkorelasi dengan kesejahteraan masyarakat.

’’Masalah di laut itu kompleks. Mulai perbudakan di atas kapal, eksploitasi nelayan. Harus kita benahi semua. Apa artinya kedulatan jika tanpa kesejahteraan?’’ ujarnya. (lum/dee/c5/kim)

BPJS Siapkan Rp 200 M untuk Uang Muka Rumah Pekerja

Kabar Palembang - JAKARTA--Direktur Umum BPJS Ketenagakerjaan, Elvyn G Masassya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk membayar uang muka perumahan bagi pekerja di tahun 2015.

Hal ini disampaikannya usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Jakarta, Rabu, (26/11).

"Kita sudah menyiapkan untuk uang muka perumahannya saja itu Rp 200 miliar. Sedangkan, pembangunannya itu diambil dari program kami tetapi belum bisa disebutkan berapa. Namun, memang ada alokasi yang kita pakai untuk pembangunan perumahan," ujar Elvyn.

Dari jumlah Rp 200 miliar tersebut, lanjut Masassya, satu orang pekerja bisa mendapatkan bantuan pembayaran uang muka rumah sampai Rp 50 juta.

Menurutnya, rencana pembangunan rusunawa dan rusunami bagi pekerja ini akan berkoordinasi dengan kementerian-kementerian terkait. Terutama Kementerian Perumahan Rakyat.

Apalagi, kata dia, ini penting untuk mendukung produktivitas pekerja. Rencana pembangunan rusunawa maupun rusunami itu mencapai 500 unit.

"Kita akan memfokuskan pembangunan prumahan pekerja ini di kantong-kantong industri. Jadi di Jabar, Jatim, Sulawesi Selatan dan Sumatera agar pekerja lebih baik produktifitasnya karena tempat tinggal mereka dekat dengan pabrikan," sambungnnya.

Syarat untuk mendapatkan kredit bantuan hunian murah itu, ujarnya, seorang pekerja sudah harus terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini, menurutnya, sudah ada 16,2 juta pekerja. Namun, yang bisa mendapatkan bantuan kredit murah perumahan hanya yang penghasilannya di bawah Rp 4,5 juta.

"Yang di atas itu enggak boleh. Jadi di bawah 4,5 juta penghasilannya terbuka," tandasnya. (flo/jpnn)

BEM UGM Pastikan tidak Ikut Dukung Prabowo-Hatta

Yogyakarta: Mahasiswa yang mengikuti kegiatan tim sukses pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Bundaran Universitas Gadjah Mada (UGM) dipastikan hanya mencatut nama UGM.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) UGM Aditya Herwin Dwi Putra di Sleman, Senin (30/6/2014), menegaskan BEM KM UGM tidak terlibat dalam deklarasi mendukung Prabowo-Hatta.

Menurut dia, sejauh ini BEM KM UGM tidak melakukan politik praktis. "Mereka yang mengatasnamakan BEM KM UGM pada deklarasi mendukung pasangan Prabowo-Hatta bukan pengurus BEM KM UGM," katanya.

Aditya menyayangkan tindakan tersebut. Menurut dia, ada dua hal yang telah dilanggar yakni menodai nama besar BEM KM UGM dan nama besar UGM sendiri.

Pada deklarasi itu dihadiri perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta dan lain-lain. (HNR)
Sent from BlackBerry® on 3

Penetapan Rekapitulasi Pemilu 2014 Nasional

Pada Hari Ini, Jum'at 9 Mei 2014 Pukul 23.45 WIB KPU Pusat Menetapkan Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara masing-masing partai politik seluruh Provinsi. Berikut Penetapan Hasil Rekapitulasi Perolehan Suara masing-masing Partai Politik pada Pemilu 9 April 2014

1. Partai NasDem : 8.402.812 : 6,72%
2. PKB : 11.298.957 : 9,04%
3. PKS : 8.480.204 : 6,79%
4. PDIP : 23.681.471 : 18,95%
5. Golkar : 18.432.312 : 14,75%
6. Gerindra : 14.760.371 : 11,81%
7. Demokrat : 12.728.913 : 10,19%
8. PAN : 9.481.621 : 7,59%
9. PPP : 8.157.488 : 6,53%
10. Hanura : 6.579.498 : 5,26%
11. PBB : 1.825.750 : 1,46%
12. PKPI : 1.143.094 : 0,91%


Sent from BlackBerry® on 3

Jenis dan Ukuran Songket Palembang

Limar = batik
Berakam = bunga kecil-kecil

Ukuran Selendang Sedang A :
- Panjang = 2 m
- Lebar = 60 cm

Ukuran Selendang Sedang B :
- Panjang = 1,75 m
- Lebar = 60 cm

Ukuran Kain :
Panjang = 1,8 m
Lebar = 90 cm
Sent from BlackBerry® on 3

Prabowo dan Ical 'Cinta Lama Bersemi Kembali'

Jakarta - Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto Selasa (29/4/2014) lalu menemui Ketua Umum Partai Golongan Karya Aburizal Bakrie (Ical) di rumahnya, jalan Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat.


Dua petinggi partai yang sama-sama ingin maju sebagai calon presiden itu menyebut Golkar bisa saja menjalin koalisi dengan Gerindra. Jika dua partai itu bersatu maka calon presidennya hanya satu. Formasinya bisa Ical sebagai calon presiden, dan Prabowo untuk cawapres atau sebaliknya.

Bagi Prabowo Partai Golongan Karya dan Ical bukan sesuatu yang asing. Kiprah politik pertama Prabowo setelah tak lagi aktif di Tentara Nasional Indonesia dilakukan di Partai Golkar. Pada 2004 lalu Prabowo ikut menjadi peserta konvensi calon presiden dari partai berlambang pohon beringin itu.

Waktu itu Prabowo bersaing dengan beberapa politisi, yakni Ketum Partai Golkar Akbar Tandjung, Wiranto, Aburizal Bakrie (Ical) dan Jusuf Kalla. Konvensi kemudian dimenangkan oleh Wiranto yang akhirnya maju sebagai calon presiden 2004 berpasangan dengan Shalahuddin Wahid.

Untuk sementara niat Prabowo menjadi calon presiden harus tertunda sampai akhirnya dia mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya. Partai berlambang kepala Garuda ini menjadi kendaraan politik dia setelah tak lagi di Partai Golkar. Tahun 2009 Partai Gerindra bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengajukan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto sebagai capres dan cawapres.

Namun keberuntungan belum berpihak pada pasangan Mega-Prabowo yang kalah oleh pasangan SBY-Boediono. Tahun ini Prabowo berniat maju lagi sebagai calon presiden. Mantan peserta konvensi partai beringin ini ingin menjalin koalisi dengan Partai Golkar.

"Saya datang hari ini sebagai sahabat junior," kata Prabowo di rumah Ical Selasa (29/4/2014) lalu. Prabowo memuji Ical sebagai tokoh bangsa. Dia juga mengungkit persahabatannya dengan Bos Bakrie grup itu. Dia mengaku sebagai sahabat kental Prabowo, sehingga bila diibaratkan komunikasi mereka sudah terbuka dari hati ke hati. Cinta lama bersemi kembali?
Sent from BlackBerry® on 3

Inilah Perhitungan Suara Calon anggota DPRD Sumsel 2014-2019

PALEMBANG - Inilah Perhitungan Suara Calon anggota DPRD Sumsel 2014-2019:
Dapil I (6)
Plaju- SU I- SU II- Kertapati- Gandus- IB I-IB II dan Bukit Kecil
Suara Sah : 340.663
Suara tidak sah::46.134
Total : 386.797
BPP (Bilangan Pembagi Pemilih): 56.771
-PDIP:55.420(Usman Effendi suara tertinggi 8,364)
-Demokrat:51.671 (Chairul S Matdiah suara tertinggi 25,550)
-Gerindra:43.467 (Sujarwoto 12,479)
-PKB: 37.380 (kartak 22,166)
-Golkar:31.220(Anita 16,426)
-PKS: 28.466(Saiful Fadli 8,759)
Dapil II (7)
AAL- Sukarame- Kemuning- Sako-Kalidoni- Sematang Borang- IT I dan II
Suara sah:346.072
Suara tidak sah:43.489
Total:389.561
BPP:43.259
-PDIP 78.160 (Zulkifli Kadir 14,919) karena PDIP memiliki sisa suara Sisa suara 34.901 maka kembali mendapat kursi
-Gerindra: 49.288(Budiarto 22,283)
-Golkar:37.568 (Yansuri 11,491)
-Demokrat:37.815 (Husni Thambrin 7,760)
-PDIP:Sisa:34.901(Fahlevi Maizano 11,839)
-NasDem:24.873(Ardhani Awam 6,291)
-PKS: 23.218(Imam Mansyur 6,910)
Dapil III (12 Kursi)
BPP:51.892
OI-OKI
-MA Gantada dan Ike Mayasari (PDIP) 102.317
-Muchendi dan Surip Junarto (Demokrat) 95.005
-Rozak Amin (Golkar) 76.486
-Rusdi Tahar (PAN) 70.159
-Ali Imron (Hanura)47.448
-Riwi (Gerindra)46.516
-Ramlan Holdan (PKB)40.672
-Elianuddin (NasDem)36.573
-Askweni (PKS)36.271
-Hardi Sopuan (PBB)35.601
Dapil IV (6)
BPP:60.695
OKUT
-A Syarnubi (PDIP) 62.488
-Nilawati (PKB)50.991
-Edwar Jaya (Golkar)49.907
-Meilinda (NasDem)45.073
-Efrans Effendi (Gerindra)44.118
-Mirzan Ikbal (Demokrat)35.621
Dapil V (7 kursi)
BPP: 52.527
OKU-OKUS
-Tina Malinda (PDIP) 64.986
-Sri Mulyadi (Golkar)58.123
-Wahab Nawawi (PBB)34.248
-Erawan Abizar (PKB)31.509
-Zainnuddin (Demokrat)31.143
-Hermawan (Hanura) 25.779
-Susilawati (Gerindra) 25.452
Dapil VI (8 kursi)
BPP: 59.938
Muaraenim-Prabumulih
-Giri Ramadhan dan Rachman Djalili  (PDIP) 95.913
-Medy Basri (Golkar) 73.506
-A Yani (Demokrat) 47.421
-Eddy Rianto (NasDem) 42.208
-Rizal Kennedi (PPP) 38.939
-Asgianto (Gerindra) 36.212
-Kamirul (Hanura) 32.732
Dapil VII (8)
BPP: 51.727
Lahat-Pagar Alam-Empat Lawang
-Muhammad Joncik (PAN) 65.670
-Yulius Maulana (PDIP) 65.073
-Holda (Demokrat) 45.500
-Nopran Marjani (Gerindra) 43.051
-Herpanto (Golkar) 35.750
-Ridwan (PKS) 32.121
-Didi Apriadi (NasDem) 31.501
-Nanto (PKB) 29.347
Dapil VIII (7)
BPP: 61.850
Mura-Lubuk Linggau
-Sri Hernalini Nita Utama (PDIP) 82.281
-Hasbi Asadiki (Golkar) 71.941
-Muhammad Tukul (PKS) 52.056
-Aslam Mahrom (Hanura) 51.788
-Solehan Ismail (Gerindra) 46.127
-A Gani Subit (Demokrat) 34.939
-Sudirman Masuli (Hanura) 23.461
Dapil IX (6)
BPP: 50.778
Musi Banyuasin
-Lucianty Pahri dan Mardiansyah (PAN) 98.875
-Uzer Effendi (PDIP) 57.349
-Anwar Hasan (Golkar) 37.316
-Kartika Sandra (Gerindra) 27.596
-Nurwati Wahab (Demokrat) 17.947
Dapil X (8)
BPP: 51.486
Banyuasin
-Nadia Basyir (Golkar) 76.395
-Robby Budy Puruhita (PDIP) 50.136
-Nasrul Halim (PKB) 41.016
-Rudi Apriadi (PAN) 38.895
-Arkoni (Hanura) 36.705
-MF Ridho (Demokrat) 35.195
-Maliono (Gerindra) 32.929
-Agus Sutikno (PPP) 31.912
Sent from BlackBerry® on 3

Inilah Daftar Calon Anggota DPRD Sumsel Periode 2014-2019 Terpilih

PALEMBANG - Inilah Daftar Calon Anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019 terpilih:
Dapil I (Plaju, SU I, II, Kertapati, Gandus, IB I,  II dan Bukit Kecil) 6 Kursi:
Suara Sah : 340.663
Suara tidak sah::46.134
Total : 386.797
BPP (Bilangan Pembagi Pemilih): 56.771
PDIP:55.420(Usman Effendi suara tertinggi 8,364)
Demokrat:51.671 (Chairul S Matdiah suara tertinggi 25,550)
Gerindra:43.467 (Sujarwoto 12,479)
PKB: 37.380 (kartak 22,166)
Golkar:31.220(Anita 16,426)
PKS: 28.466(Saiful Fadli 8,759)
Dapil II (AAL, Sukarame, Kemuning, Sako, Kalidoni, Sematang Borang, IT I dan II) 7 kursi
Suara sah:346.072
Suara tidak sah:43.489
Total:389.561
BPP:43.259
PDIP:78.160 (Zulkifli Kadir 14,919) karena PDIP memiliki sisa suara Sisa suara 34.901 maka kembali mendapat kursi
Gerindra: 49.288(Budiarto 22,283)
Golkar:37.568 (Yansuri 11,491)
Demokrat:37.815 (Husni Thambrin 7,760)
PDIP:Sisa:34.901(Fahlevi Maizano 11,839)
NasDem:24.873(Ardhani Awam 6,291)
PKS: 23.218(Imam Mansyur 6,910)
Sent from BlackBerry® on 3

Nama-nama calon yg lolos menjadi anggota DPRD kota Palembang periode 2014-2019

Berikut nama-nama calon anggota DPRD Sumsel periode 2014-2019:
NasDem: 5
PKB:5
PKS:3
PDIP:9
Golkar:6
Gerindra:5
Demokrat:7
PAN:3
PPP:2
Hanura:3
PBB:2
Dapil I: (Sukarame+ Kemuning+AAL) 10
-Darmawan, Ali Syaban(PDIP)
-Muliadi (Demokrat)
-Sri Wahyuni (Gerindra)
-Alyansyah (Golkar)
-Danu Mirwando (NasDem)
-Antoni Yuzar (PKB)
-Narutama Tafip (Hanura)
-M Anwar Al Syadat (PKS)
-Cik Nona (PAN)
Dapil II (Sako+kalidoni+Sematang Borang) 8
-Muhammad Aidil Adhari, Duta Wijaya Sakti (PDIP)
-Pomi wijaya (Demokrat)
-Jon Harno (Gerindra)
-Mareta Zulkendari (NasDem)
-Ade Victoria (PBB)
-Endang Larassati (Golkar)
-Subagio Rachmad Santoso (PKS)
Dapil III (SU II+Plaju) 6
-Chandra Darmawan (PBB)
-Firmansyah Hadi (PKB)
-Hidayat Lomsu (Hanura)
-Suardi (Demokrat)
-Syafran Syarofi (Golkar)
-Eddy Saad (PDIP)
Dapil IV (SU I+Kertapati) 8
-Firmansyah Hasan (PDIP)
-Ali Subri (NasDem)
-Fauzi Achmad (PAN)
-Zainal Abidin (Demokrat)
-Fahrie Adianto (Golkar)
-Siti Suhaepah (PKB)
-Desmana Akbar (PPP)
-Syukrie Zen (Gerindra)
Dapil V (IB I+II+Bukit Kecil +Gandus) 10
-Fitriyanti Agustina, Misobah (PDIP)
-Anton Nurdin, Ferry Anugrah (Demokrat)
-Syarifuddin (NasDem)
-Nazili (Gerindra)
-Laila Ridha (Golkar)
-RHM Zaini (PAN)
-Nurhilyah (PKB)
-Adi Apriliansyah (PKS)
Dapil VI (IT I-II) 8
-Alex Andonis(PDIP)
-Adzanu Getar Nusantara (Gerindra)
-Endar Himawan (PKB)
-Hidayat (Golkar)
-Aldestar (Demokrat)
-Hardi (NasDem)
-Syaril Eddy (PPP)
-Endang Trisna (Hanura)
Sent from BlackBerry® on 3
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kabar Palembang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger